PENGEMBANGAN ASESMEN DIAGNOSTIK KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN IPAS PADA MATERI BUNYI DAN SIFATNYA DI KELAS V SD GMIT KUANINO 3 KOTA KUPANG

Penulis

  • Hyasintus Liku Universitas Citra Bangsa
  • Cornelia A. Naitili Universitas Citra Bangsa
  • Yulsy M. Nitte Universitas Citra Bangsa

Kata Kunci:

Asesmen diagnostik kognitif, IPAS, Bunyi dan sifatnya

Abstrak

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kognitif siswa kelas V SD GMIT Kuanino 3 Kota Kupang pada materi Bunyi dan Sifatnya, di mana hasil ulangan harian menunjukkan hanya 38,46% siswa yang mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 75. Kondisi ini disebabkan oleh belum adanya asesmen diagnostik yang dapat mengidentifikasi pemahaman awal dan miskonsepsi siswa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan asesmen diagnostik kognitif yang valid, reliabel, dan praktis digunakan dalam pembelajaran IPAS pada materi bunyi dan sifatnya. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, dan Disseminate) yang dilaksanakan di SD GMIT Kuanino 3 Kota Kupang pada Juli 2025, dengan subjek 21 siswa kelas V dan satu guru wali kelas. Instrumen penelitian meliputi lembar validasi ahli, angket kepraktisan, dan tes diagnostik dalam bentuk pilihan ganda beralasan (two-tier test). Hasil validasi ahli materi memperoleh skor 90% dan ahli bahasa 92,85%, keduanya dengan kategori “sangat layak”. Hasil uji coba empiris menunjukkan 20 butir soal memiliki validitas r ≥ 0,30 dengan reliabilitas tinggi (r = 0,84), tingkat kesukaran seimbang (65% sedang, 20% mudah, 15% sulit), dan daya pembeda berkisar antara 0,25–0,65 dengan kategori cukup hingga sangat baik. Analisis hasil tes menunjukkan 47% siswa berada pada kategori paham, 33% mengalami miskonsepsi, dan 20% tidak paham. Angket kepraktisan menunjukkan skor 90% dari guru dan 88% dari siswa, termasuk kategori “sangat praktis”. Dapat disimpulkan bahwa asesmen diagnostik kognitif yang dikembangkan telah memenuhi kriteria validitas, reliabilitas, dan kepraktisan, serta efektif digunakan untuk memetakan pemahaman awal dan miskonsepsi siswa pada materi Bunyi dan Sifatnya. Produk ini membantu guru dalam merancang pembelajaran berdiferensiasi yang sesuai dengan kebutuhan siswa.

Referensi

Fakihah. (2024). Pembelajaran Berdiferensiasi pada Kurikulum Merdeka.

Hidayat, R., Ag, S., & Pd, M. (2019). Buku Ilmu Pendidikan Rahmat Hidayat & Abdillah.

Huda, A. A. S., Alamsyah, A., Selvia, S., & Sangadah, N. (2023). Asesmen Diagnostik Kognitif Pada Mata Pelajaran Pai Kelas 7 Di Smpn 3 Lembang. Al’Ulum Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 213–224. https://doi.org/10.54090/alulum.298

Mahmudah, A. H., Sinambela, P. N., & ... (2023). Analisis Asesmen Diagnostik Kognitif Dan Non Kognitif Pada Materi Persamaan Dan Fungsi Kuadrat. Prosiding Seminar …, 231–236. https://jurnal.fkip.unmul.ac.id/index.php/semnasppg/article/view/3104%0Ahttps://jurnal.fkip.unmul.ac.id/index.php/semnasppg/article/download/3104/1479

Nitte, Y. M. (2023). Volume 2 Nomor 2 Agustus 2023-HINEF: Jurnal rumpun ilmu pendidikan internalisasi peran guru kelas dalam peningkatan aktivitas belajar siswa pada pembelajaran tematik. 2, 17–22.

Nugroho, D., Wirawan, W., Febriantania, P., & Ridaningsih, I. (2023). A Sistematic Literature Review: Implementasi Asesmen Diagnostik pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Islam, 9(2), 50–61. https://doi.org/10.37286/ojs.v9i2.197

Nurhasanah, A., Acesta, A., & Simbolon, M. E. (2023). Analisis Kebutuhan Pengembangan Assesmen Diagnostik Non Kognitif Jenjang Sekolah Dasar. Pedagogi: Jurnal Penelitian Pendidikan, 10(2), 46–54. https://doi.org/10.25134/pedagogi.v10i2.8851

SUARNI, S. (2023). Implementasi Asesmen Diagnostik Dalam Kurikulum Merdeka Pada Mata Pelajaaran Bahasa Inggris Kelas Xi/Fase F Di Madrasah Aliyah Negeri Kota Sorong. Jurnal Keguruan Dan Ilmu Pendidikan (JKIP), 1(4), 263–270. https://doi.org/10.61116/jkip.v1i4.188

Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.

Suprapti, D., & Ridho, A. R. (2024). Asesmen Diagnostik Sebagai Penilaian Pembelajaran Dalam Kurikulum Merdeka di MIN 2 Boyolali. Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan Dan Matematika, 1(2), 253–263. https://doi.org/10.62383/katalis.v1i2.447

Zakarina, U., & Ramadya, A. D. (2024). Integrasi Mata Pelajaran Ipa Dan Ips Dalam Kurikulum Merdeka Dalam Upaya Penguatan Literasi Sains Dan Sosial Di Sekolah Dasar. Damhil Education Journal, 4, 50–56. https://doi.org/10.37905/dej.v4i1.2487

Unduhan

Diterbitkan

30-06-2026

Cara Mengutip

Liku, H., A. Naitili, C., & M. Nitte, Y. (2026). PENGEMBANGAN ASESMEN DIAGNOSTIK KOGNITIF DALAM PEMBELAJARAN IPAS PADA MATERI BUNYI DAN SIFATNYA DI KELAS V SD GMIT KUANINO 3 KOTA KUPANG. JURNAL PELANGI PENDIDIKAN, 3(2), 43–54. Diambil dari https://jurnal.stikipcatursakti.ac.id/index.php/pelangi/article/view/102