PENERAPAN METODE DEMONSTRASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN IPA TENTANG ENERGI DAN GERAK BENDA
Kata Kunci:
Metode Demonstrasi, Hasil Belajar, Pembelajaran IPAAbstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan yang ada di lapangan bahwa hasil belajar siswa masih kurang memuaskan khususnya pada matapelajaran IPA materi tentang energy dan gerak benda. Pada materi-materi sebelumnya, hasil belajar siswa menunjukkan hasil yang kurang memuaskan sehingga untuk penelitian ini, penulis mencoba melakukan pre test dan hasilnya menunjukkan bahwa rata-rata yang diperoleh tidak mencapai KKM. Hal ini dikarenakan pada proses pembelajaran guru kurang memperhatikan instrument pembelajaran yang mendukung, proses pembelajaran hanya berlangsung seperti LKS yang digunakan hanya berbentuk perintah, sehingga siswa kurang memahami. Penelitian ini menggunakan penerapan metode demonstrasi yang bertujuan untuk mengetahui sejauhmana penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA tentang pokok bahasan energy dan gerak benda di kelas III SDN 3 Sindangsari Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis. Metode penelitian ini digunakan dalam penelitian penelitian tindakan di kelas. Dimana penelitian tindakan kelas ini adalah siswa kelas III SDN 3 Sindangsari Kecamatan Cikoneng Kabupaten Ciamis yang terdiri dari 7 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal tes, demonstrasi dan lembar observasi. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 1 memperoleh nilai rata-rata 63.85, ini menunjukkan bahwa pada siklus I pertemuan 1 belum mencapai KKM. Pada siklus I pertemuan 2 memperoleh nilai rata-rata 68,08, hal ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa pada siklus I pertemuan 2 masih belum mencapai KKM. Pada siklus II pertemuan 1 memperoleh nilai rata-rata 78,46, ini menunjukkan bahwa pada siklus II pertemuan 1 sudah mencapai KKM. Sedangkan pada siklus II pertemuan 2 mengalami peningkatan rata-rata 84,62, hal ini menunjukkan bahwa siklus II pertemuan 2 sudah mencapai 85% siswa dan memperoleh rata-rata di atas KKM. Berdasarkan persiapan pengajaran yang dilakukan semakin baik, dimana peneliti menggunakan metode demonstrasi yang memberikan pengalaman langsung kepada siswa terhadap percobaan-percobaan yang mereka lakukan sehingga proses belajar siswa pun semakin kondusif dan hasil belajar siswa mengalami peningkatan ini membuktikan bahwa penerapan metode demonstrasi dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
Referensi
ArikuntoSuharjono, dan Supardi(2006). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta :PT. BumiAksara.
Anonim (2010).Pembelajaran Terpadu Kelas 1, 2 dan 3.
Depdiknas (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan SD Kelas IV. Jakarta : Depdiknas.
Hamzah B. Uno (2008), Model Pembelajaran menciptakan proses Belajar yang kreatif dan Efektif, Jakarta : PT. Bumi Aksara.
Hamzah B. Uno (2001). Perencanaan Pembelajaran. Jakarta : PT. Bumi Aksara.
Hilda Karli, Magaretha Sri Yuliariatingsih KTSP 2006. Panduan Belajar Tematik SD. Jakarta : Penerbit Erlangga.
Kumandar (2008). Pengembangan Kurikulum Teori dan Praktek. Bandung : RemajaRosdakarya.
Masnur Muslich (2009). Melaksanakan PTK (Penelitian Tindakan Kelas) itu mudah. Jakarta : PT. BumiAksara.
Moh. Uzer Usman (2003). Menjadi Guru Profesional. Bandung : PT. Rosda Karya.
Mulyatidan Muslim (2008). Pengetahuan Alam dan Lingkunganku : BSE.
Nasution dan Ibrahim (1995)Metodologi Pembelajaran Nasional. Depdi kbud.
Sudjana dan Ibrahim (1995). Metodolgi Pembelajaran Nasional. Bandung : Jemmard.
Sugiono (1997). Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung : CV. Alfabeta.
Sukirman D: Djumhana N: (2008) Perencanaan Pembelajaran. PRESS
Thursan Hakim (2002). Pengetahuan Alam 3. Jakarta : Yudhistira.
Udin S. Winata putra dkk (1997). Pendekatan Keterampilan Proses Bagaimana Mengaktifkan Siswa Dalam Bela jar. Jakarta : Gramedia Widiasarana Indonesia.
Undang Gunawan (2009). Teknik penelitian tindakan kelas. Bandung : Sayagatama
Winataputra, Udin, dkk (1993). Strategi belajar mengajar. Jakarta: Depdikbud.
Wibawa B. (2003). Peneletian Tindakan Kelas. Jakarta: Depdiknas.
Kirim Naskah
Template Jurnal


