PERSEPSI GURU TERHADAP KEEFEKTIFAN PELATIHAN MANDIRI DI PLATFORM MERDEKA MENGAJAR SEBAGAI SARANA PENGEMBANGAN KOMPETENSI
Kata Kunci:
persepsi guru, pelatihan mandiri, platform merdeka mengajarAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru sekolah dasar terhadap efektivitas Platform Merdeka Mengajar (PMM) sebagai sarana pengembangan kompetensi profesional mereka, serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dan solusi yang diharapkan. Penelitian menggunakan pendekatan mix method dengan melibatkan 14 guru di SD Negeri Candirejo sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuisioner, wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas guru (92,9%) telah menggunakan PMM, meskipun sebagian besar (78,6%) menggunakannya secara jarang. PMM dinilai memberikan fleksibilitas waktu dan akses terhadap pelatihan mandiri, tetapi masih menghadapi kendala seperti keterbatasan waktu akibat beban kerja (57,1%), keterbatasan akses internet (14,3%), serta kurangnya dukungan teknis (14,3%). Untuk mengatasi kendala tersebut, guru mengusulkan pengurangan beban administrasi, peningkatan infrastruktur teknologi, serta pengembangan konten pelatihan yang lebih relevan dan menarik.Penelitian ini menyimpulkan bahwa PMM memiliki potensi besar dalam mendukung profesionalisme guru, tetapi memerlukan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan efektivitasnya. Dukungan sekolah, penyediaan infrastruktur, dan peningkatan kualitas materi pelatihan menjadi langkah strategis untuk mengoptimalkan manfaat PMM dalam pengembangan kompetensi guru.
Referensi
Darling-Hammond, L., Hyler, M. E., & Gardner, M. (2017). Effective Teacher Professional Development. Learning Policy Institute.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (1985). Intrinsic Motivation and Self-Determination in Human Behavior. Springer Science & Business Media.
Dilling, H., & Vogler, K. (2022). The Impact of Independent Training on Teacher Competence in Digital Learning Environments. International Journal of Educational Technology, 15(2), 45–60.
Guskey, T. R. (2002). Professional Development and Teacher Change. Teachers and Teaching: Theory and Practice, 8(3), 381-391.
Ketaren, S., & Sari, R. (2022). Evaluasi Penggunaan Platform Merdeka Mengajar dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 8(3), 112–125.
Knowles, M. S. (1980). The Modern Practice of Adult Education: From Pedagogy to Andragogy. Follett Publishing Company.
Marzelni, A., Anggraini, P., & Delastri, D. (2023). Peran Platform Merdeka Mengajar dalam Pengembangan Kompetensi Guru: Tinjauan Literatur. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(2), 89–102.
Rahmadani, F. B., & Kamaluddin, K. (2023). Pemanfaatan Platform Merdeka Mengajar (PMM) untuk Meningkatkan Kompetensi Guru di Sekolah Menengah Kejuruan. Jurnal Ilmu Manajemen dan Pendidikan, 3(SE), 113–122.
Satyawati, S. T. (2020). Pengaruh Kepengawasan dan Kepemimpinan Distributif-Relasional Terhadap Komitmen Organisasi Kepala Sekolah Dasar di Kabupaten Semarang. Kelola: Jurnal Manajemen Pendidikan, 9(2), 150-165.
Warsihna, A., Sari, D. P., & Hidayati, N. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka dan Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Mandiri. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 10(1), 25–38.
Wasitohadi. (2014). Hakekat Pendidikan dalam Perspektif John Dewey: Tinjauan Teoritis. Satya Widya, 30(1), 49-61.
Kirim Naskah
Template Jurnal


